Mengharukan, Begini Kondisi Orangutan Saat Mencoba Melawan Ekskavator yang Menghancurkan Rumahnya

TrubusLife
Diah Fauziah
04 Juli 2018   11:30 WIB

Komentar
Mengharukan, Begini Kondisi Orangutan Saat Mencoba Melawan Ekskavator yang Menghancurkan Rumahnya

Orangutan kalimantan berusaha menghentikan ekskavator yang menghancurkan rumahnya. (IAR Indonesia)

Trubus.id -- Saat ekskavator menabrak tumpukan pohon yang ditebang, seekor orangutan melompat ke batang besar. Dengan putus asa, ia mencoba menghentikan mesin dengan tangannya.

Dengan gigih, ia kembali mencoba menempel ke alat berat tersebut, namun kemudian tergelincir dan jatuh ke tumpukan pohon yang dahulu adalah rumahnya. Di tengah hujan lebat, dia berjuang untuk berdiri lagi dengan badan bergemetar, walaupun seluruh hutan di sekelilingnya telah hancur.

Ini adalah adegan memilukan yang tertangkap kamera di Kalimantan Barat, Indonesia, beberapa waktu lalu. Saat itu, petugas konstruksi menghancurkan satu bagian dari Hutan Sungai Putri, habitat orangutan Kalimantan yang sangat terancam punah.

Baca Lainnya : Ribuan Orangutan Terancam Akibat Kebakaran Hutan Kalimantan

Untungnya, International Animal Rescue (IAR) berada di dekatnya. Petugas IAR berhasil menyelamatkan orangutan dan memindahkannya ke daerah hutan lindung yang terpencil.

"Sayangnya, adegan seperti ini menjadi semakin sering di Indonesia. Deforestasi telah menyebabkan populasi orangutan merosot. Habitat dihancurkan dan orangutan dibiarkan kelaparan dan mati,” tulis IAR di video yang diunggahnya.

Petugas IAR Indonesia yang berusaha menyelamatkan orangutan kalimantan, Foto: IAR Indonesia/ Alejo Sabugo.

Hutan Sungai Putri adalah salah satu dari sangat sedikit rumah yang tersisa untuk orangutan kalimantan liar. Namun, hutan tersebut berada di bawah ancaman dari ekspansi perkebunan kelapa sawit dan proyek-proyek pembangunan lainnya.

Beberapa waktu lalu, investigasi yang dilakukan Greenpeace Indonesia mengungkapkan ada enam permukiman ilegal di dekat hutan tertentu. Di malam hari, beberapa orang melakuan penebangan pohon di hutan itu. Bahkan, di wilayah di mana orangutan dewasa telah membangun sarang untuk membesarkan bayi mereka.

Baca Lainnya : Kala Bayi Orangutan Harus Sekolah

Sejak tahun 1970-an, orangutan kalimantan telah kehilangan lebih dari setengah habitat alami mereka karena penebangan liar. Tidak hanya rumahnya saja yang dihancurkan, orangutan juga berisiko ditembak jika mereka mencoba kembali ke hutan yang sudah beralih fungsi menjadi perkebunan sawit.

“Hutan Sungai Putri adalah rumah bagi salah satu populasi terbesar di dunia yang saat ini berada di titik kritis untuk orangutan kalimantan. Tanpa hutan seperti ini, mereka tidak dapat bertahan," kata Dr Karmele Llano Sanchez, direktur program IAR di Indonesia, dalam sebuah pernyataan. [DF]

 
 

  0


500 Karakter

Artikel Terkait

Rambut Rontok Terus? Cermati Beberapa Penyebabnya

Health & Beauty   06 Des 2019 - 11:53 WIB
Bagikan:          

Peneliti Temukan Kaldu Sup Tradisional Rumahan Mampu Lawan Malaria?

Health & Beauty   06 Des 2019 - 07:42 WIB
Bagikan:          
Bagikan: