Tidak Lagi Cokelat, Jerapah di Kenya Berwarna Putih

TrubusLife
Trubus Life
15 Sep 2017   17:30 WIB

Komentar
Tidak Lagi Cokelat, Jerapah di Kenya Berwarna Putih

Jerapah putih langka ditemukan di Kenya. (Foto: Istimewa)

Trubus.id -- Warga lokal di wilayah konservasi Ishaqbini, Garissa, Kenya tengah melihat sepasang jerapah putih langka betina beserta anaknya. 

Ini adalah pertama kalinya warga lokal melihat jerapah langka di wilayah ini. Penemuan ini dipublikasikan oleh Hirola Conservation Program (HCP) dalam sebuah blog. Ahli konservasi kemudian menindaklanjuti temuan tersebut dan kembali melihat jerapah putih di Kenya dan Tanzania.

Menurut HCP, “Kedua ibu dan anak jerapah putih itu terlihat begitu tenang tanpa merasa terganggu dengan kehadiran kami.”

“Jerapah putih betina jalan mondar-mandir beberapa meter dari kami. Ia kemudian memberi tanda pada anaknya agar bersembunyi di balik semak-semak. Itu adalah karakteristik hewan betina di alam liar untuk menghindari penyerangan pada anak mereka,” lanjutnya.

Warna putih pada jerapah karena leucism, pengurangan semua jenis pigmen kulit. Leucism berbeda dengan albino, karena tidak menyebabkan mata berwarna merah seperti hewan albino.

Jerapa putih kini jadi pemandangan yang semakin umum di Kenya dan Tanzania beberapa tahun terakhir. Pertama, mereka terlihat di Taman Nasional Tarangire yang berada di bagian utara Tanzania pada bulan April 2015. Kedua, di wilayah konservasi Ishaqbini.

Pendiri HCP Abdullah Ali menyatakan, “Kemungkinan besar kita dapat melihat jerapah putih lebih sering di masa yang akan datang.”

Mamalia darat paling tinggi ini telah masuk kategori hewan yang rentan punah dalam daftar International Union for Conservation of Nature (IUCN). Jumlah populasi jerapan di dunia secara keseluruhan tersisa 97.500 dan sebagian besar ada di Afrika bagian selatan dan timur.

Jerapah putih sejauh ini masih berada di wilayah konservasi Ishaqbini. Pihak HCP dan warga setempat akan bekerjasama untuk melindungi hewan langka tersebut dari kepunahan. [WO/DF]

  0


500 Karakter

Artikel Terkait

Bagikan:          
Bagikan:          

Sehat dan Lepas Stres dengan Menanam Buah di Pekarangan

Health & Beauty   28 Agu 2020 - 10:08 WIB
Bagikan: