Ini yang Terjadi pada Tumbuhan Akibat Tingginya Karbon Dioksida

TrubusLife
Trubus Life
12 Sep 2017   21:30 WIB

Komentar
Ini yang Terjadi pada Tumbuhan Akibat Tingginya Karbon Dioksida

Meningkatnya karbon dioksida pengaruhi fotosintesis. (Foto: Pixabay/ Alexas_Fotos)

Trubus.id -- Penelitian baru telah menunjukkan perubahan besar perilaku tanaman pada fotosintesis selama 40 tahun terakhir. Perubahan ini disebabkan oleh tingginya karbon dioksida yang ditemukan di atmosfer.

Karbon dioksida mengandung dua isotop utama, yaitu karbon-12 dan karbon-13. Peningkatan karbon dioksida yang terjadi sejak akhir abad ke-19 menyebabkan rasio dua isotop utama di atmosfer jadi menurun.

Penelitian ini dilakukan oleh Scripps Institution of Oceanography di University of California, Amerika Serikat sejak tahun 1978. Mereka menggunakan sampel udara yang dikumpulkan di Hawaii’s Mauna Loa dan Kutub Selatan. Peneliti menyimpulkan, rasio isotop tidak akan menurun kecuali ada pengaruh dari perilaku tanaman yang berubah.

Meningkatnya karbon dioksida mempengaruhi perilaku stomata pada daun. Stomata adalah komponen daun yang bekerja untuk menghasilkan karbon dioksida dan air saat fotosintesis. 

Penelitian ini mendukung hipotesis lama dari ahli biologi yang menyatakan, tanaman akan mencapai respon optimum terhadap kenaikan kadar karbon dioksida di atmosfer. Ralph Keeling selaku peneliti utama menyampaikan, “Hasil penelitian ini memprediksi penskalaan yang hampir proporsional antara efisiensi penggunaan air dan karbon dioksida.”

Tanaman sulit mengimbangi perubahan iklim akibat manusia yang menghilangkan karbon dioksida dari atmosfer. Perubahan iklim tidak hanya mempengaruhi sistem fotosintesis tanaman, tetapi juga menyebabkan cuaca ekstrem, pemanasan global, kehilangan keanekaragaman hayati, dan meningkatnya permukaan air laut. [WO/DF]

  0


500 Karakter

Artikel Terkait

Bagikan:          

Perubahan Iklim Berdampak Buruk Bagi Kesehatan Anak Seluruh Dunia

Health & Beauty   19 Nov 2019 - 07:12 WIB
Bagikan:          
Bagikan: