Waspada, 5 Bahaya Rokok Bagi Kesehatan Seksual Pria

TrubusLife
Ayu Setyowati | Followers 0
01 Juni 2018   23:00

Komentar
Waspada, 5 Bahaya Rokok Bagi Kesehatan Seksual Pria

Bahaya rokok juga berpengaruh pada kesehatan seksual pria. (Foto: Frontiers)

Trubus.id -- Trubus Mania, kamu pasti sudah mengetahui kalau merokok sangat berisiko memicu bermacam penyakit, khususnya penyakit jantung dan paru-paru.

Rokok mengandung ribuan zat yang berbahaya di dalamnya. Setidaknya, lebih dari 4.000 zat kimia berbahaya yang terkandung dalam rokok. Nah, selain penyakit jantung dan paru-paru, rokok juga berbahaya untuk kesehatan seksual, loh. Bahkan, merokok bisa merusak penis! Dikutip dari Health India, berikut 5 bahaya merokok bagi kesehatan seksual pria. Disimak, ya!.

1. Infertilitas

Merokok bisa mengganggu tingkat kesuburan pria. Rokok bisa menurunkan jumlah sperma dan kualitas sperma, memengaruhi pergerakannya, dan mengacaukan bentuknya. Tidak hanya itu, rokok juga menyebabkan kematian pada sel-sel sperma dan merusak sel sperma sehingga sangat rentan menyebabkan kecacatan pada janin. Semua ini membuat sperma lebih sulit untuk membuahi sel telur.

2. Merusak Penis

Rokok bisa merusak penis dengan dua cara. Pertama, merokok menyebabkan vasospastik, yaitu mengejangnya arteri di penis sehingga suplai darah berkurang. Merokok juga bisa menyebabkan pengerasan arteri. Perubahan fisiologis ini mengakibatkan arteri penis menyempit dan tersumbat hingga terjadi kerusakan permanen pada mekanisme ereksi.

3. Disfungsi Ereksi

Ribuan zat kimia berbahaya dalam rokok selain merusak dan menyebabkan berkurangnya sperma, juga dapat menghambat sistem peredaran darah menuju penis. Akibatnya, saat terjadi rangsangan, aliran darah yang terganggu ini menyebabkan penis tidak bisa mengalami ereksi sehingga menyebabkan disfungsi ereksi atau impotensi.

4. Mengurangi Kadar Testosteron

Selain membuat infertil, merokok bisa menyebabkan kekacauan kadar testosteron pria. Testosteron adalah hormon yang meningkatkan libido dan pertumbuhan otot. Ketika seorang pria merasa bergairah, itu berarti kadar testosteronnya meningkat. Jadi, kalau kadar testosteron turun, otomatis gairah seks ikut turun!

5. Menghambat Produksi Hormon

Ada juga efek jangka panjang merokok seperti disfungsi endotel. Yakni terjadinya gangguan dalam proses biokimia yang normal dilakukan sel-sel di lapisan permukaan bagian dalam pembuluh darah. Merokok juga meningkatkan kandungan karbon monoksida dalam darah, menghambat produksi hormon. [DF]

  0


Anda belum login, masuk atau mendaftar disini


Artikel Terkait

Bagikan:          

Lagi Diet Keto, Jangan Lakukan 4 Hal Ini

Diah Fauziah   Health & Beauty
Bagikan: