Mengenal Jenis-jenis Kanker Kulit Melanoma

TrubusLife
Ayu Setyowati
23 Mei 2018   19:00 WIB

Komentar
Mengenal Jenis-jenis Kanker Kulit Melanoma

(Foto: Fraser Medical Clinic)

Trubus.id -- Kanker kulit baru-baru ini menjadi perbincangan hangat dalam kaitannya dengan dilema menghindari sunblock untuk mendapat cukup vitamin D dari sinar namun di sisi lain kanker kulit mengintai karena pengaruh buruk sinar UV. Belum lagi baru-baru ini mencuat berita meninggalnya menantu Hatta Radjasa akibat kanker kulit melanoma. 

Kanker kulit melanoma merupakan jenis yang ganas dan dapat menyebar ke beberapa organ tubuh serta tumbuh dan kemudian merusak jaringan terdekat.

Menurut Global Burden of Disease Study (GBD), pada tahun 2015 terdapat angka kejadian melanoma sejumlah 3,1 juta di dunia dan kematian akibat melanoma mencapai 59.800 orang.

Ada 4 tipe utama dari melanoma, seperti dirangkum dari detikHealth berikut ini. 

Superficial spreading melanoma

Superficial spreading melanoma merupakan tipe kanker kulit melanoma paling umum, sekitar 70 persen dari keseluruhan kasus melanoma adalah tipe ini. Biasanya tumbuh di sekitar tubuh bagian tengah, lengan, dan kaki, serta cenderung tumbuh di punggung pada pria dan di kaki pada wanita, dikutip dari Canadian Cancer Society.

Pada melanoma tipe ini, kanker bertumbuh keluar dan menyebar di permukaan kulit (radial growth) namun juga bisa bertumbuh ke dalam kulit (vertical growth). Biasanya berbentuk datar dan tipis (ketebalan kurang dari 1 mm) dengan pinggiran tak seimbang.

Warnanya juga beragam, mulai dari kemerahan, kebiruan, cokelat, kehitaman, bahkan abu-abu atau putih. Kadang superficial spreading melanoma juga dimulai dari tahi lalat yang sudah ada di kulit.

Nodular melanoma

Merupakan tipe melanoma kedua yang paling umum, sekitar 15 hingga 20 persen. Nodular melanoma tumbuh ke bawah kulit dan menyebar lebih cepat ketimbang tipe melanoma lainnya.

Melanoma tipe ini ditandai dengan polypoid di kulit, yang berbentuk seperti jamur bercabang. Umumnya berwarna hitam, tapi kadang berwarna merah, merah muda atau sewarna dengan kulit.

Nodular melanoma biasanya tumbuh di wajah, dada, atau punggung. Dan juga bisa ditemukan di area kulit yang tak terekspos matahari.

Lentigo maligna melanoma

Melanoma tipe ini biasanya yang diidap oleh orang lanjut usia, sekitar 10 sampai 15 persen dari keselurahan kasus kanker melanoma. Bentuknya hampir mirip dengan superficial spreading melanoma, namun umumnya lebih lebar dan warnanya bisa semakin gelap seiring pertumbuhannya. 

Dalam situs DermNet New Zealand disebutkan bahwa tipe ini dimulai dari tumor yang disebut lentigo maligna, yang merupakan bentuk awal dari bintil yang hanya ada di lapisan atas atau luar kulit (epidermis). Lentigo maligna melanoma biasanya tumbuh keluar di permukaan kulit selama bertahun-tahun sebelum mulai tumbuh ke dalam kulit.

Selain itu, lentigo maligna melanoma biasanya berkembang di area yang secara rutin terpapar sinar matahari tanpa perlindungan, seperti wajah, telinga dan lengan.

Acral lentiginous melanoma

Meski disebutkan sebelumnya bahwa melanoma lebih berisiko tinggi menyerang orang berkulit putih, namun bukan tak mungkin orang berkulit gelap bisa terkena kanker kulit ini.

Acral lentiginous melanoma adalah salah satu tipe melanoma yang sering diidap orang kulit gelap, seperti pada keturunan Afrika, Asia dan Hispanik. Tipe ini tak terkait dengan terpapar sinar matahari dan hanya kurang dari 5 persen kasusnya dari keseluruhan kasus melanoma, seperti dikutip dari Health Line.

Tipe ini bentuknya nyaris sama seperti superficial spreading melanoma, namun lokasinya yang berbeda. Biasanya acral lentiginious melanoma ditemukan di telapak kaki, telapak tangan, atau di bawah kuku. Sehingga susah untuk mendiagnosisnya karena sulit melihat area abnormal dari lokasi-lokasi tersebut.

Tipe-tipe langka

Selain keempat tipe utama tadi, ada juga tipe melanoma langka yang tidak terjadi di kulit. Misal mucosal lentiginous melanoma yang tumbuh di area tipis dan lembap di bagian organ atau tubuh, misalnya liang hidung, mulut, tenggorokan, rektum (anus), atau vagina.

Melanoma tipe ini tak disebabkan oleh paparan sinar UV, dan biasanya malah terdiagnosis sudah dalam stadium akhir dan cenderung tumbuh dan menyebar sangat cepat. Ada juga intraocular melanoma yang ada di mata, meski langka dalam kasus kanker kulit, namun cukup umum dalam kasus kanker mata. 

Yang terakhir adalah desmoplastic melanoma yang tumbuh di bagian dalam kulit (dermis) atau pada lapisan dari jaringan sambungan yang mengelilingi mukosa (submucosa). Umumnya nampak seperti bintil sewarna kulit, yang lalu tumbuh ke dalam kulit, dan kerap ditemukan di kepala, leher, punggung bagian bawah atau area tubuh yang bermukosa. [NN]

  0


500 Karakter

Artikel Terkait

Bagikan:          
Bagikan:          

Hati-Hati, 8 Penyakit Ini Ditandai dengan Keringat Dingin

Health & Beauty   19 Jan 2020 - 17:35 WIB
Bagikan: