Gara-gara Ketagihan Wortel, Kangguru Serang Turis di Australia

TrubusLife
Thomas Aquinus
07 Mei 2018   08:00 WIB

Komentar
Gara-gara Ketagihan Wortel, Kangguru Serang Turis di Australia

Ilustrasi (Foto: Istimewa)

Trubus.id -- Meski kanguru dianggap lucu dan unik, namun ikon Australia ini bisa secara ganas menyerang para pengunjung di salah satu tempat wisata. Penyebabnya, karena mereka telah ketagihan wortel.

“Ada pengunjung yang kena tendangan dan luka tergores setiap harinya. Seorang wanita bahkan harus mendapat 17 jahitan dari bagian mata ke dagunya,” ujar Shane Lewis, seorang pengemudi bus pariwisata seperti dilansir laman ABC Australia beberapa waktu lalu.

Setiap pekan, ribuan pengunjung mendatangi tujuan wisata yang tidak biasa, yaitu di lapangan Rumah Sakit Morisset di Lake Macquarie, New South Wales (NSW). Keunggulannya adalah di situ memang banyak kanguru yang suka merumput.

Baca Lainnya: Berkelahi dengan Kangguru, Pria di Australia Dibuat KO

Masalah timbul ketika terlalu banyak turis yang menyodorkan wortel dengan tujuan bisa mendapatkan foto selfie sempurna bersama seekor kanguru. “Setidaknya 2.000 turis datang setiap minggunya. Kanguru-kanguru ini tidak memerlukan 2.000 wortel, pisang, roti, keripik atau biskuit,” kata Lewis.

“Saya pernah melihat sejumlah orang menyodorkan makanan McDonalds, KFC, keripik jagung, gandum dan beberapa makanan yang membuat mereka jadi sangat agresif,” ujarnya.
Lewis menjalankan bisnis untuk pengunjung yang datang dari stasiun kereta api Morisset dan membawa mereka di lapangan rumah sakit itu. Lewis pun meminta perlunya meningkatkan kesadaran pengunjung.

Dalam delapan bulan terakhir, Lewis  mengumpulkan foto-foto pengunjung yang terluka akibagt serangan. 

Baca Lainnya: 7 Jenis Sapi Potong Unggul yang Potensial Dikembangkan

“Begitu saya tunjukkan foto-fotonya, mereka biasanya menjaga anak-anaknya dengan baik. Menjauhkan makanan dari hewan-hewan itu saat mereka tahu apa yang bisa terjadi,” ujarnya.

“Ada seorang pengunjung yang perutnya terluka padahal dia tidak memberikan makanan. Pria ini baru dari McDonalds 10 menit sebelumnya. Apakah karena masih memiliki bau makanan, saya tidak tahu. Tapi kanguru menyerangnya,” tambahnya.

Menurut pakar hewan, diperkirakan kanguru kemungkinan besar mulai kehilangan rasa takutnya terhadap manusia. Mereka semakin kencaduan pada makanan yang tak alami bagi mereka. 

“Jika melihat wortel padahal mereka telah diberi wortel 100 kali sebelumnya, mereka akan mendekat dan mengambil wortel itu,” ujar Andrew Daly, seorang penjaga hewan di Australian Reptile Park.

Baca Lainnya: Tikus Kanguru Muncul Lagi di California Setelah Sempat Dikira Punah

“Dan mereka bisa sangat agresif. Bisa menendang, bisa mencakar. Terutama saat mencoba untuk mendapatkan makanan yang sangat mereka sukai. Atau bisa kecanduan,” lanjutnya.

Menurutnya jika wortel dianggap lebih sehat bagi kanguru daripada junk food, harap hati-hati. “Keduanya sama buruknya. Bagi seekor kanguru, wortel itu sangat tinggi gulanya. Bagi kita itu cukup sehat, namun untuk seekor kanguru itu sama dengan sebatang cokelat,” katanya.

Dampak yang ditimbulkan pun bukan hanya kanguru yang kegemukan dan mudah marah. Menurut Daly, memberi makanan apa pun selain rumput kepada kanguru dapat menyebabkan hewan ini menderita penyakit mematikan.

“Salah satunya disebut kelenjar rahang. Di situlah makanan dengan gula tinggi atau apa pun yang bisa abrasif di mulut menyebabkan luka. Kemudian bakteri akan masuk ke luka itu. “Dari sana penyakitnya berkembang dan umumnya fatal,” jelasnya.

Baca Lainnya: Telantarkan Anjing Piaraannya, Pria Ini Dihukum Penjara

Lewis telah menyampaikan perlunya dipasang lebih banyak papan peringatan. Dia menghubungi politisi setempat Greg Piper, yang pekan ini membawa isu ini ke Parlemen NSW. 

“Meskipun ada sejumlah papan peringatan, para pengunjung masih berbondong-bondong mereka memberi makanan pada kanguru,” Piper dalam sidang di parlemen. “Minggu lalu saya di sana dan melihat sendiri para turis memberikan keripik jagung pada kanguru,” ujarnya.

Piper menyarankan, perlunya papan informasi dalam berbagai bahasa serta lebih sering dilakukan patroli di Taman Nasional dan Satwa Liar untuk mendidik para pengunjung.

Baca Lainnya: Bahaya Membunuh Kecoa, Apalagi Sampai Keluar Isi Perutnya

Dia juga menolak usulan untuk menutup daerah yang secara alamiah tumbuh menjadi daya tarik wisata terbesar di Lake Macquarie. “Saya rasa tidak mungkin menutup daerah itu. Kita bisa mencoba tapi rasanya tidak akan berhasil,” kata Piper.

“Lokasi itu terbuka untuk umum dan banyak diiklankan. Sudah dikenal luas. Sudah terlanjur, tinggal bagaimana mengelolanya,” jelasnya. [NN]

  0


500 Karakter

Artikel Terkait

Dosen IPB University Berbagi Tips Merawat Ikan Hias

Pet & Animal   12 Jan 2021 - 10:50 WIB
Bagikan:          
Bagikan:          

Tips Penyembuhan Indera Penciuman Usai Terpapar Covid-19

Health & Beauty   21 Des 2020 - 17:12 WIB
Bagikan: