Kabar Baik, 1,5 Juta Penguin Ditemukan di Antartika

TrubusLife
Diah Fauziah | Followers 0
25 April 2018   19:45

Komentar
Kabar Baik, 1,5 Juta Penguin Ditemukan di Antartika

Penguin, hewan akuatik jenis burung yang tidak bisa terbang, umumnya hidup di belahan Bumi selatan. (Foto: Scie-News)

Trubus.id -- Trubus Mania, kalian tahu enggak kalau setiap tanggal 25 April itu diperingati sebagai Hari Penguin Sedunia? Well, kalian tahu kan, penguin? Itu loh, hewan akuatik jenis burung yang tidak bisa terbang, umumnya hidup di belahan Bumi selatan.

Belum lama ini, para peneliti menemukan koloni besar penguin di dekat semenanjung Antartika, sekitar 1.5 juta ekor. Menurut para peneliti, daerah tempat penguin ‘bersembunyi’ merupakan area penting yang harus dilindungi dari dampak perubahan iklim dan kegiatan manusia.

Ya, sejumlah besar penguin adelie ditemukan di Danger Islands di Laut Weddell, sisi timur Semenjanjung Antartika. Walaupun sulit dijangkau dan jarang dikunjungi, para ilmuwan tertarik mengetahui lebih lanjut tentang pulau tersebut.

Baca Lainnya: Bikin Geger, Fosil Penguin Sebesar Manusia Dewasa Ditemukan

Tidak heran jika kemudian mereka menggunakan citra satelit di ekspedisi itu. Menggunakan hitungan di daratan dan foto udara dari drone untuk mengungkapkan 751.527 pasang penguin.

Para penelitii kemudian memeriksa citra satelit tahun 1959 dan percaya bahwa koloni penguin yang terlihat, stabil selama waktu itu. Sebaliknya, koloni penguin di sebelah barat Semenanjung Antartika, di mana dampak perubahan iklim dan aktivitas manusia jauh lebih besar, mengalami penurunan.

Penampakan koloni penguin di Danger Island, Foto: Thomas Sayre-McCord/WHOI/MIT.

"Ini adalah pengalaman yang luar biasa, menemukan dan menghitung begitu banyak penguin," kata Tom Hart, dari Universitas Oxford yang juga bagian dari tim peneliti internasional.

Penemuan peneliti dilaporkan di jurnal Survey of Adelie Penguin Mega-colonies Reveals the Danger Islands as a Seabird Hotspot, yang dipubikasikan di Journal Scientific Reports.

Michael Polito, peneliti dari Louisiana State University mengatakan, “Saya kagum dengan banyaknya penguin adelie yang dilihat. Air di sekitar pulau dikelilingi penguin, sangat menakjubkan.”

Baca Lainnya: Penguin Mati Ini Terperangkap dalam Jaring Ikan, Kok Bisa?

Hart mengatakan jika besarnya koloni di penguin menjadikan hewan tersebut sangat penting. Weddell Sea Marine Protected Area (MPA) berniat menjadikan kawasan di sekitar Danger Islands dilindungi.

“Lebih dari itu, saya pikir kita perlu memberikan perlindungan yang lebih baik dari Semenanjung Antartika bagian barat, di mana kita melihat penurunan ekosistem,” ucap Hart.

Sementara itu, Rod Downie di WWF mengatakan, “Penemuan menarik ini menunjukkan kepada kita betapa masih banyak yang harus dipelajari tentang penguin, spesies hewan es yang menakjubkan ini. Tapi juga memperkuat urgensi untuk melindungi perairan Antartika dari ancaman ganda penangkapan ikan dan perubahan iklim. ”

MPA yang diusulkan sangat besar, sebanyak 1,8 kilometer persegi atau lima kali ukuran Jerman. Jika disetujui, nantinya tidak boleh ada kegiatan penangkapan ikan di Laut Weddell dan kawasan di sekitar Semenanjung Antartika.

Anyway, happy world penguin day! [DF]

  0


Anda belum login, masuk atau mendaftar disini


Artikel Terkait

Bagikan:          

Pro Kontra Perlombaan Gajah di Vietnam

Diah Fauziah   Pet & Animal
Bagikan: